Tips Membantu Anak Menjaga Berat Badan Yang Sehat

Kegemukan atau obesitas pada anak dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan. Selain itu juga, biasanya anak yang gemuk sulit disunat, tidak jarang beberapa dari mereka diminta untuk melakukan diet terlebih dulu, baru bisa disunat,

Nah, untuk menghindari risiko masalah kesehatan yang mungkin terjadi ataupun sulit disunat, ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar anak memiliki berat badan yang ideal dan sehat.

Orang tua, wali, dan guru dapat membantu anak-anak menjaga berat badan yang sehat dan ideal dengan membantu mereka mengembangkan kebiasaan makan bergizi dan membatasi godaan yang kaya kalori. Anda juga dapat membantu anak-anak menjadi aktif secara fisik, mengurangi kebiasaan bermain games, menonton tv, dan mendapatkan tidur yang cukup.

Anak-anak TIDAK boleh ditempatkan pada diet penurunan berat badan tanpa berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan.

Kembangkan kebiasaan makan yang sehat dan bergizi

Untuk membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan makan yang sehatdan bergizi, dapat dilakukan dengan:

  • Sediakan banyak sayuran, buah-buahan, dan produk biji-bijian.
  • Sertakan susu rendah lemak atau tidak berlemak atau produk susu, termasuk keju dan yogurt.
  • Pilih daging tanpa lemak, unggas, ikan, lentil, dan kacang-kacangan untuk protein.
  • Dorong keluarga Anda untuk minum banyak air.
  • Batasi minuman manis.
  • Batasi konsumsi gula dan lemak jenuh.

baca juga: penuhi kebutuhan gizi anak

Batasi godaan kaya kalori

 

Mengurangi ketersediaan camilan tinggi lemak dan tinggi gula atau asin dapat membantu anak Anda mengembangkan kebiasaan makan yang sehat dan bergizi. Cara penyampaiam yang dilakukan juga harus tepat.

Saat ini, anak jauh lebih kritis, sehingga bisa saja mereka melakukan banyak pertanyaan ‘kenapa?’ oleh sebab itu, sebisa mungkin Anda dapat menjelaskan tentang sebab-akibat jika anak memakan camilan terlalu sering. Anda juga dapat mengganti camilan tinggi lemak dan tinggi gula atau asin dengan camilan yang lebih sehat, sebagai berikut:

  • Apel atau pisang ukuran sedang.
  • Blueberry atau anggur.
  • Ikantuna yang dibungkus dengan daun selada.
  • Keripik kangkung panggang oven buatan sendiri.

Bantu anak-anak tetap aktif

Selain menyenangkan bagi anak, aktivitas fisik secara teratur memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, antara lain:

  • Memperkuat tulang.
  • Menurunkan tekanan darah.
  • Mengurangi stres dan kecemasan.
  • Meningkatkan harga diri.
  • Membantu manajemen berat badan.

Anak-anak usia 3 sampai 5 tahun harus aktif sepanjang hari. Anak-anak dan remaja usia 6 hingga 17 tahun harus aktif secara fisik setidaknya 60 menit setiap hari. Termasuk aktivitas aerobik, yaitu segala sesuatu yang membuat jantung berdebar lebih cepat. Juga termasuk aktivitas penguatan tulang seperti berlari atau melompat dan aktivitas penguatan otot seperti memanjat atau push-up.

Ingatlah bahwa anak-anak meniru orang dewasa. Mulailah menambahkan aktivitas fisik ke dalam rutinitas Anda sendiri dan dorong anak Anda untuk bergabung dengan Anda.

baca juga: panduan olahraga untuk anak gemuk

Kurangi waktu 

Batasi waktu anak-anak menonton televisi, bermain video game, atau menjelajahi web tidak lebih dari 2 jam per hari. Selain itu, American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan tontonan televisi untuk anak-anak berusia 2 tahun atau lebih muda. Alih-alih, dorong anak-anak untuk menemukan aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan bersama anggota keluarga atau sendiri yang sekadar melibatkan lebih banyak aktivitas.

Dapatkan tidur yang cukup

Kurang tidur dapat membuat kita makan lebih banyak dan kurang aktif secara fisik. Anak-anak membutuhkan lebih banyak tidur daripada orang dewasa, dan jumlahnya bervariasi menurut usia. Berikut waktu tidur yang dibutuhkan sesuai usia.

  • Bayi usia 0–3 bulan:14–17 jam per hari.
  • Bayi usia 4–11 bulan:12–15 jam per hari.
  • Bayi usia 1–2 tahun:11–14 jam per hari.
  • Anak prasekolah usia 3–5 tahun:10–13 jam per hari.
  • Anak usia sekolah usia 6–13 tahun:9–11 jam per hari.
  • Remaja usia 14–17 tahun:8–10 jam per hari.
  • Dewasa muda usia 18–25 tahun:7–9 jam per hari.
  • Dewasa usia 26–64 tahun:7–9 jam per hari.
  • Lansia usia dia atas 65 tahun:7–8 jam per hari.

Sunat Gemuk- Rumah Sunat dr. Mahdian

Sebenarnya, tidak ada anak yang sulit disunat. Hanya kadangkala ada beberapa penyedia jasa sunat, belum memiliki trik khusus untuk menyunatkan anak gemuk.  Tak perlu khawatir, jika Anda memiliki anak yang memiliki masalah kegemukan disertai dengan kondisi penis yang tenggelam, tetap dapat disunat di Rumah Sunat dr. Mahdian.

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, saat ini sunat anak gemuk mudah dilakukan. Rumah Sunat dr. Mahdian memiliki layanan sunat khusus anak gemuk yang ditangani langsung oleh dokter spesialis bedah yang berpengalaman. Penggunaan metode sunat khusus juga digunakan untuk menghindari risiko sunat dua kali yang hanya dapat dilakukan oleh dokter spesialis bedah.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center kami.

baca juga: semua bisa sunat di Rumah Sunat dr. Mahdian

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Jatiasih – Kota Bekasi 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0020

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now