Anak obesitas bisa sebabkan penis tenggelam

Obesitas Pada Anak Dapat Memicu Penis Tenggelam, Masih Bisa Disunat Nggak Ya?

Benarkah obesitas pada anak dapat memicu penis tenggelam? Lantas, apakah anak dengan kondisi penis seperti ini masih bisa disunat? Ayah Bunda harus tahu sebelumnya apa itu obesitas. Obesitas sering kita kenal sebagai kelebihan berat badan atau kegemukan. Apabila memiliki anak obesitas, maka Ayah Bunda sebaiknya mulai mengubah gaya hidup si Kecil menjadi lebih sehat. Obesitas ternyata bisa memicu buried penis (penis tenggelam) pada anak, namun tak perlu khawatir karena si Kecil masih bisa untuk sunat. Nah, sebelum membahas lebih lanjut, yuk kita simak dulu apa itu obesitas dan mengapa bisa terjadi pada anak?

Apa Itu Obesitas?

Anak obesitas bisa picu buried penis

Obesitas mulai menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Melansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dalam jurnal berjudul “Childhood Obesity Causes and Consequences”, obesitas dapat terjadi pada anak jika berat badannya di atas rata-rata berat badan normal anak-anak seusianya.

 

Obesitas adalah suatu kondisi akibat terjadinya penumpukan lemak di dalam tubuh yang berlebih  sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Penyebab obesitas yaitu karena gaya hidup dan faktor genetik. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa obesitas telah menjadi masalah kesehatan global yang harus segera mendapatkan penanganan yang tepat. Selain itu berdasarkan data yang dikeluarkan oleh WHO, pada tahun 2020 sekitar 39 juta anak di bawah umur 5 tahun mengalami obesitas.

Di beberapa kota besar di Indonesia, telah terjadi perubahan gaya hidup, sehingga masyarakat, terutama anak-anak lebih sering mengonsumsi makanan cepat saji (fast food), makanan tinggi kalori dan minuman dengan kadar gula yang tinggi.

Perubahan gaya hidup ini bisa meningkatkan risiko terjadinya kegemukan atau obesitas pada anak. Obesitas dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Anak yang memiliki berat badan berlebih juga cenderung memiliki penis tenggelam atau buried penis.

Buried Penis

Melansir dari situs Cleveland Clinic, buried penis atau penis tenggelam bisa terjadi pada anak laki-laki maupun laki-laki dewasa. Dalam kondisi ini, penis memiliki ukuran yang normal, namun tertimbun/ tertutup jaringan lemak di bawah perut, paha, atau skrotum (kantong kulit di bagian bawah penis).

Buried penis seringkali menyebabkan masalah kesehatan secara fisik dan psikologis pada anak, yaitu di antaranya:

  • Kesulitan berkemih saat berdiri, atau bahkan ketika sedang duduk.
  • Berisiko terkena infeksi saluran kemih
  • Pada anak yang beum sunat, dapat terjadi peradangan pada kulup yang menutupi kepala penis.
  • Kondisi ini juga dapat mempengaruhi psikologis anak, yaitu seperti menurunnya rasa percaya diri dan depresi.

Diet dan Terapi Hormon

Salah satu cara untuk mengatasi kondisi buried penis ini yaitu dengan melakukan sunat. Sunat bermanfaat untuk mencegah terjadinya penumpukan sisa kotoran akibat kulup yang masih menutup kepala penis.

Namun, beberapa klinik biasanya menolak anak gemuk atau anak obesitas untuk sunat. Hal ini karena tingkat kesulitan dalam menyunat anak dengan buried penis berbeda dengan anak biasa.

Sebagian dokter akan menyarankan anak untuk melakukan diet khusus dan memberikan terapi hormon. Akan tetapi, cara ini kurang tepat karena dalam masa tumbuh kembangnya, tidak seharusnya anak melakukan diet. Sebab, hal ini bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut.

Sementara itu, terapi hormon biasanya berupa pemberian suntikan hormon selama delapan minggu dengan dua kali suntikan setiap minggunya.

Akan tetapi, sebelum Ayah Bunda memutuskan untuk sunat anak, sebaiknya memilih tempat sunat yang tidak mengharuskan si Kecil untuk diet dan terpai hormon. Terapi hormon memiliki efek samping yang bisa berisiko bagi kesehatannya di kemudian hari.

Sunat Tanpa Diet dan Terapi Hormon

Sekarang anak gemuk ataupun obesitas bisa sunat tanpa harus diet dan terapi hormon. Layanan sunat di Rumah Sunat dr. Mahdian ditangani oleh dokter spesialis bedah profesional dan berpengalaman yang menggunakan metode khusus. Penggunaan metode ini bertujuan agar tidak terjadi revisi sunat/ reparasi sunat karena kulup yang muncul kembali.

Rumah Sunat dr. Mahdian memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dengan dokter sunat berpengalaman ribuan tindakan sunat. Teknik yang kami gunakan juga dengan pemberian bius tanpa menggunakan jarum suntik. Selain itu kami menggunakan Circumcision Kit sebagai alat pendukung sunat sekali pakai agar tetap steril saat tindakan.

Ayah Bunda tak perlu cemas karena sunat anak yang kelebihan berat badan di Rumah Sunat dr. Mahdian tidak harus diet dan tanpa terapi hormon. Sunat pun lebih nyaman dan menyenangkan.

Yuk, segera daftar dan lakukan sunat hanya di Rumah Sunat dr. Mahdian!

Baca juga: Atasi Penis Mendelep Pada Anak Bertubuh Gemuk Dengan Sunat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Jatiasih – Kota Bekasi 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

0811-1720-302

marketingrumahsunat@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now