Menghindari Setelah Sunat Bengkak Pada Anak Obesitas

Setelah sunat bengkak bisa terjadi karena berbagai faktor. Sunat adalah tindakan medis membuang ujung kulup pada penis. Dalam ajaran Islam sendiri, anak yang telah memasuki masa akil baligh maka memiliki kewajiban menjalankannya. Tujuan sunat sendiri, selain karena alasan agama juga untuk membersihkan kotoran yang melekat pada daerah kemaluan laki-laki.

Saat ini prosedur sunat sudah cukup berkembang pesat, mulai dari dengan teknik tradisional, teknik konvensional, hingga modern. Berbagai teknik sunat yang ada saat ini tetap perlu penyesuaian dengan kondisi penis anak dan juga berat badan anak yang akan menjalani sunat. Hal ini, timbulnya beberapa kendala saat menjalani sunat, seperti misalnya pada anak dengan berat tubuh berlebih atau obesitas.

Kelainan Penis

Burried penis pada anak gemuk

Ada anak yang memiliki ukuran penis cukup kecil atau mikropenis. Kemudian, ada juga anak yang penisnya terkubur lemak atau buried penis. Pada anak yang memiliki masalah mikro penis, biasanya dokter akan memberikan saran untuk menjalani terapi hormonal. Namun, terapi hormonal ini juga dapat menimbulkan masalah baru, misalnya anak lebih cepat mengalami pubertas, tumbuhnya rambut pada area kemaluan dengan lebih cepat dan suara berubah. Selain itu terapi hormonal juga tidak bisa hanya satu kali pengobatan. Umumnya terapi hormonal perlu sampai tiga kali pengobatan dalam durasi satu bulan.

Selanjutnya, adalah kondisi burried penis. Pada kondisi ini, kepala penis pada anak tidak bisa terlihat. Hal inilah yang membuat para tenaga medis mengalami kesulitan untuk melakukan sunat pada anak. Buried penis terjadi pada penis sang anak yang terkubur lemak. Ini menyebabkan kepala penis tidak terlihat saat akan disunat.

Biasanya dokter yang akan menyunat pasien dengan kondisi ini akan menekan kulit pada area sekitar penis, agar penis lebih terlihat. Khusus untuk anak dengan kondisi burried penis, perlu penanganan khusus dari dokter ataupun tenaga medis profesional saat menjalani proses khitan.

Sunat gemuk pada kondisi tersebut memang memiliki tingkat kesulitan lebih daripada sunat pada pasien biasa. Secara keseluruhan sebenarnya tindakan sunat untuk anak yang gemuk tanpa perlu menjalani terapi hormon.

Saat ini sudah banyak teknologi untuk mengatasi masalah sunat pada anak-anak yang memiliki badan gemuk. Biasanya pada kondisi ini, yang akan menangani langsung adalah dokter spesialis bedah. Jadi orang tua tidak perlu khawatir jika setelah sunat bengkak sebaiknya segera kontrol luka sunat ke dokter.

Pentingnya edukasi kepada orang tua 

Khusus untuk anak yang gemuk orang tua perlu memperhatikan beberapa hal sebelum anak menjalani sunat. Hal ini penting untuk memastikan kondisi penis anak sehingga tindakan medis sunat bisa tepat.

Biasanya dokter akan memberikan perhatian khusus dan juga edukasi pada orang tua. Ini menjadi penting, karena pada anak yang gemuk umumnya menghasilkan keringat yang berlebihan dan juga menghasilkan kelenjar lemak yang cukup banyak. Selain itu, pada anak yang gemuk, biasanya terdapat banyak kotoran pada penis dan juga selangkangan mereka.

Orang tua perlu memperhatikan secara serius kondisi penis sang anak setelah sunat. Terlebih pada bagian yang dijahit. Bagian ini tidak boleh basah dan harus tetap kering. Sementara itu teknik jahitan pada sunat dengan pasien gemuk juga berbeda. Dokter akan memasang jenis benang yang lebih kuat dan rapat serta dengan tekniknya secara berkelanjutan atau tidak boleh putus.

Orang tua juga harus berkomunikasi dengan anak sebelum tindakan sunat. Ini menjadi penting agar sang anak siap menerima tindakan saat proses sunat. Proses sunat pada anak gemuk juga relatif sebentar jika ditangani oleh dokter sunat profesional dan berpengalaman. Umumnya sunat untuk anak gemuk berlangsung antara 15 sampai 20 menit. Kemudian resiko terjadinya pendarahan, nyeri berlebih, setelah sunat bengkak juga minim.

Tips untuk anak gemuk yang hendak sunat

  1. Periksa dan konsultasikan ke dokter sebelum tindakan sunat,
  2. Edukasi pada anak terkait manfaat sunat,
  3. Latih tarik kulup penis pada anak, khususnya pada anak dengan obesitas,
  4. Awasi pola makan anak, agar tidak tambah gemuk sebelum sunat,
  5. Berikan pengertian dengan bahasa yang sederhana agar anak lebih siap.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Jatiasih – Kota Bekasi 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

0811-1720-302

marketingrumahsunat@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now