Sudah Sunat Tapi Masih Ada Kulup, Segera Atasi dengan Revisi Sunat!

Sudah sunat tapi masih ada kulup? Gimana cara mengatasinya? Tenang dulu ya Ayah Bunda nggak perlu panik. Sekarang ada nih yang namanya revisi sunat. Nah, lho apa ya itu revisi sunat? Kok sunat bisa direvisi? Sebelum kita membahas lebih jauh lagi mengenai revisi sunat, kita pahami dulu yuk tentang sunat gagal.

Sebenarnya hal ini sangat jarang dilakukan pada anak laki-laki yang baru sunat. Revisi biasanya karena ada kegagalan pada sunat pertama yang menyebabkan hasil kurang memuaskan atau tersisanya jaringan kulit atau kulup pada penis.

Sunat gagal terjadi jika kulup yang sudah terpotong dari ujung hingga lingkaran kepala penis masih tersisa. Penyebabnya bisa beragam, salah satunya yaitu karena pada waktu sunat si anak bergerak terus atau kurang tepat saat anestesi jadi si anak memberontak. Hal inilah yang bisa menyebabkan kulup yang terpotong kurang banyak dan masih tersisa.

Revisi Sunat

Revisi sunat

Revisi sunat atau sunat ulang adalah tindakan medis yang bertujuan untuk memperbaiki jaringan kulit atau bentuk penis yang tidak sesuai karena adanya kegagalan pada sunat pertama.

Melansir dari laman Cleveland Clinic dalam artikel yang berjudul Circumcision Revision, mengungkapkan ada beberapa alasan mengapa perlu revisi sunat pada anak, di antaranya:

  • Kulit kulup berlebihan. Alasan yang paling umum untuk revisi sunat adalah banyaknya kulup yang tersisa pada penis setelah tindakan sunat. Hal ini dapat menyebabkan terbentukny jaringan parut seiring perkembangan si anak dan menimbulkan lebih banyak lagi lemak di sekitar penis.
  • Penis tenggelam atau burried penis. Revisi sunat juga diperlukan jika penis kembali ke area lemak di sekitar penis, terlihat seperti terjebak lemak. Hal inilah yang menyebabkan penis tenggelam atau terkubur sehingga bisa berisiko terjadi infeksi pada penis atau kesulitan buang air kecil.
  • Jembatan kulit penis. Timbulnya jembatan kulit penis juga merupakan salah satu alasan harus melakukan revisi sunat. Kondisi ini terjadi ketika batang penis menempel pada ujung penis.

Bagaimana Prosedurnya?

Karena alasan setiap anak berbeda dalam melakukan revisi sunat, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar bisa memutuskan jenis revisi yang sesuai untuk anak. Biasanya yang melakukan revisi sunat adalah dokter spesalis bedah yang berpengalaman agar tidak terjadi kesalahan dalam tindakan.

Dokter akan menggunakan teknik bedah lengan, yaitu mengeluarkan kulup dari posisinya kemudian menariknya ke belakang. Dokter menggunakan teknik ini untuk pasien dengan kondisi kulup berlebihan atau penis tenggelam. Namun, ada beberapa teknik lainnya tergantung faktor penyebab dan usia pasien itu sendiri.

Revisi sunat mungkin bisa menimbulkan risiko pendarahan untuk bedah normal atau kulup yang terpotong terlalu berlebihan, namun juga bisa menurunkan risiko infeksi dan hasil akhir sunat yang lebih estetis jika prosedurnya tepat.

Revisi Sunat di Rumah Sunat dr. Mahdian

Rumah Sunat dr.Mahdian memiliki layanan sunat untuk segala usia dan kondisi. Kami menggunakan metode sunat modern untuk tindakan sunat. Untuk revisi sunat, kami memiliki dokter sunat yang profesional dan berpengalaman dalam tindakan sehingga dapat meminimalisir kegagalan sunat. Menggunakan peralatan pendukung sunat sekali pakai yaitu Circumcision Kit, kami percaya sunat lebih nyaman dengan hasil yang memuaskan.

Yuk, segera konsultasikan ke dokter kami untuk revisi sunat yang tepat, hanya di Rumah Sunat dr. Mahdian!

Baca juga: Sunat Gagal, Atasi dengan Reparasi Sunat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Jatiasih – Kota Bekasi 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

0811-1720-302

marketingrumahsunat@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now