Obesitas Pada Anak Picu Mikropenis

Obesitas pada anak dapat memicu mikropenis. Menurut WHO, definisi obesitas adalah menumpuknya lemak secara berlebihan yang dapat mengakibatkan masalah pada kesehatan. Kondisi ini bisa dialami oleh anak-anak. Anak-anak yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, memiliki kecenderungan tetap alami obesitas hingga usia dewasa nanti.

Sekitar 80 persen pasien anak obesitas mengalami mikropenis. Obesitas memicu gangguan hormonal sehingga menyebabkan penurunan kadar hormon testosteron.

Hormon testosteron ini berperan pada perkembangan organ seks sekunder yang salah satunya adalah terhambatnya perkembangan penis.

baca juga: Obesitas Menjadi Penyebab Masalah Kesuburan

Mikropenis

Mikropenis terjadi saat ukuran penis kurang dari ukuran normal, misalnya:

– Bayi yang baru lahir, 3,1cm hingga 4,7cm

– Usia 1 tahun, 3,9cm hingga 5,6cm

-Usia 5 tahun, 4cm hingga 5cm

Jika kurang dari ukuran tersebut, maka di sebut penis kecil. Namun, jika kurang dari 2,5cm lebih dari ukuran normal maka di sebut mikropenis. Kondisi mikropenis dapat  memerlukan terapi hormon.

Penyebab mikropenis antara lain, kelainan hormon, sindrom tertentu berkaitan dengan kelainan bawaan, kelainan susunan saraf pusat atau tidak diketahui penyebabnya (idiopatik).

Penanganan Mikropenis

Kasus mikropenis pada anak obesitas atau kegemukan dapat ditangani dengan terapi hormon yang dapat diberikan sebelum masuk usia pubertas, yaitu 12-14 tahun. Terapi hormon dengan pemberian suntikan hormon testosteron, hormon gonadotropin dan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin).

Sebuah studi oleh Almagens (1993) yang menguji pemberian hormon HSG sebanyak 3 kali dalam 3 hari berturut-turut, menunjukkan bertambahnya ukuran penis pada anak yang mengalami mikropenis.

Dokter perlu menyesuaikan terapi hormon testosteron dengan kebutuhan dan jangka waktu pemberian karena dapat memengaruhi kerja hati. Agar anak terhindar dari obesitas, orangtua perlu menjaga asupan makan sejak dini.

Tips Mencegah Obesitas

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memberikan tips mencegah obesita untuk anak dan remaja, yaitu:

  • Biasakan makan dengan keluarga
  • Batasi penggunaan gadget
  • Perbanyak aktivitas di luar ruangan
  • Tidak makan sambil nonton TV
  • Biasakan selalu sarapan sehat
  • Biasakan membawa bekal makanan sehat dan air putih dari rumah
  • Banyak makan sayur dan buah

 

Jangan lupa untuk ayah dan bunda, Rumah Sunat dr. Mahdian masih melangsungkan event Hari Sunat Nasional (HARSUNAS) sampai tanggal 15 Juli 2021. Jangan kelewatan juga promo sunat gemuk jika melakukan pendaftaran nmelalui website www.harsunas.com 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Jatiasih – Kota Bekasi 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0020

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now