Waspadai Bayi Obesitas, Begini Cara Mencegahnya

Bayi obesitas, apakah mungkin? Kasus obesitas pada anak-anak kian meningkat. Kondisi ini menempatkan anak-anak maupun remaja pada risiko kesehatan yang buruk. Dengan meningkatnya obesitas pada masa kanak-kanak, haruskah orangtua memperhatikan berat badan bayi mereka?

Para ahli mengatakan orangtua harus secara rutin memeriksakan berat badan anak sejak lahir dengan dokter. Tetapi, mereka tidak perlu khawatir tentang berat anak di bawah usia 2 tahun. Tidak ada informasi yang mendukung keyakinan bahwa anak-anak dalam kelompok usia ini yang gemuk lebih cenderung menjadi lebih gemuk di kemudian hari.

Prevalensi obesitas pada anak dan remaja

Sekitar 13,7 juta anak dan remaja mengalami obesitas. Prevalensi obesitas adalah 13,9% di antara usia 2-5 tahun, 18,4% di antara usia 6-11 tahun, dan 20,6% di antara usia 12 hingga 19 tahun.

Namun, menurut sebuah penelitian yang termuat dalam New England Journal of Medicine, anak usia 5 tahun yang tergolong kurus, ideal, dan anak gemuk, dapat bertahan hingga usia 15-18 tahun.

Jadi, kemungkinan anak dengan berat badan berlebih (anak kegemukan) atau obesitas kondisinya akan bertahan hingga usia tersebut, begitu juga jika ia kurus atau ideal.

Pencegahan Bayi Obesitas

ASI dapat membantu mencegah obesitas pada bayi

Memberikan ASI

Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. Namun, setelah 6 bulan bukan berarti pemberian ASI dapat berhenti. Pemberian ASI dapat dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun.

Bayi yang diberikan ASI dapat mengatur sendiri jumlah nutrisi yang mereka perlukan sesuai dengan rasa lapar dan kenyang yang dirasakan. Sedangkan jika diberikan susu formula maka jumlah nutrisi yang dikonsumsi bayi bergantung pada pemberi baik orangtua maupun pengasuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bayi yang diberikan susu formula akan mengonsumsi jumlah kalori yang lebih besar dibandingkan bayi yang mengonsumsi ASI. Asupan energi yang berlebih, dapat berisiko menyebabkan obesitas. Sehingga, menyebabkan sel lemak mengalami hiperplasia (bertambahnya jumlah sel) dan hipertrofi (bertambahnya ukuran sel).

Baca selengkapnya: ASI Mencegah Obesitas

Berikan makanan pendamping yang sehat

Setelah enam bulan mendapatkan ASI eksklusif, Anda dapat menlanjutkannya dengan memberikan makanan pendamping ASI atau yang disebut sebagi MPASI. Pemberian MPASI ini harus dilakukan dengan tepat dan berhati-hati karena tidak semua makanan dapat dikonsumsi bayi.

Cara pemberian dan jenis MPASI pada bayi dibedakan berdasarkan kelompok usia. Bayi berusia 6 bulan akan diberikan MPASI yang berbeda dengan bayi usia 8 bulan. Anda juga perlu menjaga pola makannya, misalnya jangan memberikan mereka makanan berat dan makanan manis. Makanan dengan kalori tinggi, dapat menyebabkan bayi obesitas.

Bergerak aktif

Bayi tetap aktif secara alami saat mereka belajar berguling, menggerakkan kepala, merangkak, dan berjalan. Pertumbuhan mereka melambat antara usia 12 dan 15 bulan. Orangtua harus memahami bahwa ini normal dan bukan berarti ada yang salah dengan bayinya.

Jika anak sudah memasuki usia di mana ia sudah bisa berlarian, bermain, dan melompat maka tak akan sulit sebagai orangtua mengajak mereka berolahraga. Hal ini penting untuk menciptakan pola gaya hidup sehat dan aktif untuk anak. Kurangi waktu mereka menonton film atau bermain games di gadget.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Jatiasih – Kota Bekasi 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0020

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now