Bantu Anak Kegemukan Dapatkan Berat Badan Ideal

Anak kegemukan atau kelebihan berat badan tidak hanya sulit disunat, tapi juga mengganggu gerak saat beraktivitas sampai mengganggu kesehatan. Lalu, apakah anak harus diet?

Menurut Persatuan Ahli Gizi Indonesia (2009), diet adalah pengaturan pola dan konsumsi makanan serta minuman yang dilarang, dibatasi jumlahnya, dimodifikasi, atau diperbolehkan dengan jumlah tertentu untuk tujuan terapi penyakit yang diderita, kesehatan, atau penurunan berat badan.

 

Diet pada anak kegemukan bertujuan agar ia mendapatkan berat badan yang ideal. Namun, caranya tidak dapat disamakan dengan diet pada orang dewasa. Anak-anak masih dalam masa pertumbuhan sehingga mereka masih membutuhkan berbagai macam gizi. Jika anak melakukan diet dan harus membatasi asupan makanannya dikhawatirkan kebutuhan gizi anak tidak tercukupi.

Beragam Cara Bantu Anak Kegemukan Mendapatkan Berat Badan Ideal

Agar anak kegemukan atau kelebihan berat badan bisa mendapatkan berat badan yang ideal dan sehat dengan diet, maka perlu mengatur asupan makan, namun tetap harus memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral, hingga serat.  Berikut adalah cara mengatur asupan makanan yang dapat dilakukan:

1. Batasi asupan gula 

Gula menjadi salah satu penyumbang alasan berat badan menjadi naik jika dikonsumsi berlebihan. Hal ini disebabkan, makanan atau minuman dengan kadar gula tinggi mengandung kalori yang tinggi. Gula yang tidak terpakai oleh sel tubuh ini kemudian disimpan tubuh dalam bentuk lemak.

Jadi, melalui membatasi asupan gula dapat membantu menurunkan berat badan. Misalnya, anak suka minum jus nah gula yang digunakan sebagai pemanis pada jus ini dapat digantikan dengan menggunakan madu. Mebatasi asupan gula juga dapat dilakukan dengan mengganti minuman manis dengan air putih.

2. Batasi makanan cepat saji

Makanan cepat saji merupakan makanan yang paling digemari anak-anak. Sayangnya, makanan jenis ini  mengandung  gula, lemak, kalori, dan garam yang tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan memicu  obesitas.  Jadi, sebaiknya batasi mengonsumsi makanan cepat saji dan ganti ke makanan yang lebih sehat.

3. Tidak melewatkan sarapan 

Sarapan sehat dengan sumber karbohidrat dan protein dapat membuat anak kenyang sehingga mereka memiliki energi untuk beraktivitas. Hal ini dapat mencegah anak makan berlebihan. Menurut berbagai sumber, anak yang tidak melewatkan sarapan memiliki risiko kecil mengalami obesitas. Selain itu, Anda dapat membawakan anak bekal untuk makan siang anak di sekolah untuk menghindari anak jajan makanan yang tidak sehat.

baca juga: Jangan Sampai Salah, Anak Gemuk dan Obesitas Berbeda

4. Perhatikan porsi makan anak

Agar anak tidak makan berlebihan dan terus merasa lapar padahal sudah makan, sebaiknya sebagai orangtua perlu mengingatkan anak jika ia sudah makan dengan porsi yang berlebihan.

Anda bisa mencoba untuk memberikan piring berukuran kecil atau sedang untuk membatasi porsi makan anak. Hal ini juga berguna untuk membiasakan diri anak tidak makan dalam jumlah porsi besar.

5. Pastikan anak aktif bergerak

Olahraga yang dilakukan sejak dini dapat membantu mengurangi risiko obesitas, diabetes, tekanan darah dan kolesterol tinggi. Olahraga akan membantu tubuh membakar lemak, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan.

Cara mudah mengajak anak berolahraga adalah melakukan kegiatan yang ia sukai, misalnya bersepeda atau berenang. Anda juga bisa mengajaknya untuk berjalan santai.

 

Mungkin, bagi sebagian orang menganggap anak gemuk lucu dan menggemaskan, namun jika dibiarkan dapat menggangu kesehatan anak. Sebagai orangtua perlu memperhatikan berat badan anak, bukan berarti Anda melarang mereka  hanya membatasi asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Jatiasih – Kota Bekasi 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0020

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now