Ini Dia Alasan Mengapa Sebaiknya Hindari Junk Food

Anda pasti pernah mendengar jika memiliki kebiasaan mengonsumsi ‘junk food’ secara berlebihan dapat menyebabkan penimbunan lemak yang berdampak pada kelebihan berat badan atau obesitas. Makanan jenis ini pun banyak disukai oleh segala usia, baik muda maupun tua.

Beberapa penelitian menunjukkan penyebab obesitas diakibatkan oleh pola makan yang tidak tepat. Banyak mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak adalah pemicu obesitas. Junk food  adalah makanan yang banyak mengandung lemak dan kalori, maka tak heran junk food bisa memicu obesitas dan ditambah lagi dengan memiliki gaya hidup yang tidak aktif.

klik gambar untuk konsultasi via wa

Alasan Anak Harus Hindari Junk Food Selain Penyebab Obesitas

Tidak terpenuhinya kebutuhan gizi

Apabila anak kecanduan mengonsumsi  junk food, maka kebutuhan akan vitamin dan serat tidak dapat terpenuhi sementara hanyalah karbohidrat, protein dan lemak yang ia dapatkan. Junk food terdiri dari makanan beku yang tidak segar belum lagi dipanaskan kembali dan minim buah dan sayuran.

Kecanduan

Rasanya yang gurih membuat junk food menjadi kesukaan banyak orang dan bisa menyebabkan kecanduan, terutama anak-anak. Tak sedikit anak yang memilih makanan junk food dibandingkan makanan yang segar dan sehat. Untuk menghindari hal ini terjadi, Anda dapat membatasi jumlah junk food yang dikonsumsi, mungkin satu bulan hanya satu kali. Anda juga dapat mengkreasikan makanan sehat agar terlihat menarik dan enak.

Lemahkan sistem imunitas

Saat tubuh kekurangan nutrisi, tubuh akan kurang sempurna untuk mengolah makanan. Saat masuk ‘racun’ yang dibawa oleh makanan ke dalam tubuh, anak bisa saja mudah terkena virus. Sehingga konsumsi junk food ini perlu dihindari oleh anak-anak.

Sulit sunat

Obesitas, menjadi salah satu masalah kesehatan yang sampai saat ini menjadi tantangan terbesar di dunia. Obesitas adalah penumpukan lemak yang berlebih sehingga membuat berat badan seseorang melebihi batas normal dan dapat membahayakan kesehatan. Selain membahayakan kesehatan, ternyata obesitas dan kegemukan juga dapat menjadi salah satu alasan sulit sunat.

Pada anak laki-laki yang mengalami obesitas biasanya mereka akan mengalami kesulitan untuk sunat. Baik sulit dalam proses sunatnya ataupun mencari tempat sunat yang dapat melakukan sunat pada mereka.

Ada dua kondisi pada anak yang mengalami kegemukan dan obseitas sehingga mengalami sulit disunat, yaitu buried penis dan micro penis. Kondisi yang terlihat serupa tapi tak sama. Micro penis adalah kondisi di mana ukuran penis anak gemuk yang memang di bawah rata-rata atau lebih kecil, sedangkan burried penis sebenarnya penis memiliki ukuran normal hanya saja tertutup lapisan lemak di bawah perut. Dampak dari kedua kondisi tersebut sama-sama sulit untuk disunat dan pemulihannya yang memakan waktu lama.

Pada kasus anak obesitas, sebelum sunat biasanya akan disarankan diet terlebih dahulu atau melakukan terapi hormon.

Tenang, jangan khawatir terlebih dahulu anak Anda akan mengalami sulit disunat karena Rumah Sunat dr. Mahdian memiliki solusinya. Klinik khusus sunat ini memiliki layanan sunat gemuk sehingga anak dapat disunat tanpa harus terapi hormon maupun diet. Menggunakan metode sunat khusus dan ditangani oleh dokter spesialis bedah. Penggunaan metode sunat khusus ini bertujuan untuk menghindari risiko sunat ulang dikemudian hari.

klik gambar untuk konsultasi via wa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Jatiasih – Kota Bekasi 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0020

marketingrumahsunat@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now